Monday, December 9, 2013

SAKIT ITU RAHMAT, DUGAAN ITU NIKMAT



google image

Sambungan entri http://eracorner.blogspot.com/2013/12/kesihatan-yang-tidak-mengizinkan.html.  Nak masuk 4 minggu dah, kesihatan diri tak begitu memberansangkan. Selesema dan batuk tak hilang-hilang. Jenuh dah cuba try macam2 petua lama, dan ubat-ubatan baru tapi tak juga lega. Rasanya dah berbotol2 ubat ditelan. Orang kata itu, orang kata ini, semua try. Nampaknya Tuhan belum mengizinkan untuk kembali sihat.
Seminggu pertama, ada training di KL, tambah la seksanya rasa badan ni. Bila balik SP jer, terus berulang-alik pulak ke klinik setiap hari amibil nebulizer (yang dah 15 tahun tak ambik). Pastu batuk non-stop sampai muntah-muntah. Tambah pulak kerja di opis yang berlambak setelah outstation dan MC. Memang rasa tak selesa.

Mungkin cuti seminggu dan bermalas-malasan di rumah, akan buat diri ini lebih bertenaga. Tapi kalau dah dasar tak boleh dok diam, mungkin niat jer nak rehat tapi tangan kaki asyik gerak sana sini bila di rumah. Memang dah dasar mak budak kot, bila di rumah sendiri tak reti dok saja.. ada jer kerja rumah yang tak siap.
Jangan merungut! Tau, Faham... kita kena redha dengan kesakitan yang kita alami. Ini Dugaan Allah untuk orang2 nya yang terpilih,..(hahaha teringat pulak ayat tak tahan  seorang bekas opismate ni, walaupun diri sendiri pun jarang mengadapNya... bukan mengata yer.. kenyataan yang empunya diri pun sedar. Mungkin belum seru, katanya lagi)

Siapa yang nak sakit kan? Tiada siapa ingin tapi bila di suatu peringkat, sakit tu mesti datang juga. Sepanjang masa kesihatan mengganggu, ada satu perkongsian dari teman lama yang rasanya sesuai untuk topik ini... Insya Allah.
Kisah Empat Malaikat Yang Mendatangi Orang Sakit http://votreesprit.wordpress.com/2012/08/20/empat-malaikat-yang-mendatangi-orang-sakit

Rasulullah SAW bersabda: “Apabila seorang hamba yang beriman menderita sakit, maka Allah memerintahkan kepada para malaikat agar menulis perbuatan yang terbaik yang dikerjakan hamba mukmin itu pada saat sehat dan pada saat waktu senangnya.”
Ujaran Rasulullah SAW tsb diriwayatkan oleh Abu Imamah al Bahili. Dalam hadist yang lain Rasulullah bersabda:
“Apabila seorang hamba mukmin sakit, maka Allah mengutus 4 malaikat untuk datang padanya.”
Allah memerintahkan :
1. Malaikat pertama untuk mengambil kekuatannya sehingga menjadi lemah.
2. Malaikat kedua untuk mengambil rasa lezatnya makanan dari mulutnya.
3. Malaikat ketiga untuk mengambil cahaya terang di wajahnya sehingga berubahlah wajah si sakit menjadi pucat pasi.
4. Malaikat keempat untuk mengambil semua dosanya , maka berubahlah si sakit menjadi suci dari dosa.
Tatkala Allah akan menyembuhkan hamba mukmin itu, Allah memerintahkan kepada malaikat 1, 2 dan 3 untuk mengembalikan kekuatannya, rasa lezat, dan cahaya di wajah sang hamba.
Namun untuk malaikat ke 4 , Allah tidak memerintahkan untuk mengembalikan dosa-dosanya kepada hamba mukmin. Maka bersujudlah para malaikat itu kepada Allah seraya berkata : “Ya Allah mengapa dosa-dosa ini tidak Engkau kembalikan?”
Allah menjawab: “Tidak baik bagi kemuliaan-Ku jika Aku mengembalikan dosa-dosanya setelah Aku menyulitkan keadaan dirinya ketika sakit. Pergilah dan buanglah dosa-dosa tersebut ke dalam laut.”
Dengan ini, maka kelak si sakit itu berangkat ke alam akhirat dan keluar dari dunia dalam keadaan suci dari dosa sebagaimana sabda Rasulullah SAW : “Sakit panas dalam sehari semalam, dapat menghilangkan dosa selama setahun.”
Rasulullah SAW juga bersabda, "Tidaklah seorang muslim menderita sakit kerana suatu penyakit melainkan Allah menggugurkan kesalahan-kesalahannya dengan penyakit itu, sebagaimana pohon yang menggugurkan daun-daunnya". (HR Bukhari, Muslim)
 
Jadi, sabar lah jika menghadapi dugaan kesakitan ini. Dengan izin Allah, kemungkinan dirahmati oleh Nya.
 
p/s: Jangan mengeluh bila sakit, jangan bersedih sebaliknya syukur la, Rahmat Allah. Sesungguhnya Allah masih sayang untuk memberikan mu dugaan...kata orang Dugaan itu tanda Allah sayang, itulah Nikmat untuk umatnya
' ALLAH tidak memberi kesusahan kepada seorang hamba melainkan yang terdaya olehnya ( Al-Baqarah : 286)


 

No comments: